Pontianak ,3 Desember 2025 – Jejaksanggau.com,Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Barat menggelar kegiatan resmi di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (tanggal menyesuaikan). Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat penting, tokoh nasional, serta insan pers dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Alexander, Ketua Umum SMSI Pusat beserta Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Pangdam XII/Tanjungpura yang diwakili, Kapolda Kalbar yang diwakili, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat yang diwakili oleh Yandri. Turut hadir perwakilan mahasiswa, organisasi media, dan awak media se-Kalimantan Barat.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua SMSI Kalimantan Barat dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim serta menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, termasuk para Ketua SMSI kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat yang hadir.
Dalam sambutannya, Ketua Umum SMSI Pusat menyampaikan apresiasi dan kekagumannya terhadap semangat insan pers di Kalimantan Barat yang dinilainya tetap kokoh di tengah dinamika dan tantangan besar dunia media saat ini.
“Di saat media di banyak daerah mengalami tekanan berat secara ekonomi, justru di Kalimantan Barat saya melihat semangat yang luar biasa. Ini menjadi kebanggaan bagi kami di pusat, karena rekan-rekan di sini mampu menjaga ruh pers sebagai pilar bangsa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti transformasi besar dunia pers yang telah bergeser dari media cetak, media konvensional, hingga ke era media digital berbasis teknologi informasi. Menurutnya, keberadaan media baru saat ini bukan hanya peluang, tetapi juga tantangan serius bagi bangsa apabila tidak dikelola dengan nilai tanggung jawab.
“Media baru adalah kekuatan sekaligus dapat menjadi ancaman jika tidak disertai nilai-nilai kebangsaan. Karena itu, SMSI hadir untuk menjaga marwah pers dan kepercayaan publik. Tahun 2026 mendatang, kami akan memformulasikan penguatan media baru sebagai pondasi dalam membangun bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum SMSI Pusat juga menekankan pentingnya perencanaan dan persiapan matang dalam setiap kegiatan organisasi, baik secara konseptual maupun praktis. Ia mencontohkan bagaimana prinsip perencanaan tersebut juga diterapkan dalam dunia militer dan kepolisian.
“Terdapat satu prinsip penting, tidak ada kehormatan tanpa persiapan. Kegiatan hari ini menjadi contoh nyata bagaimana sebuah acara dapat berjalan baik karena dirancang dengan perencanaan yang matang,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan antara unsur insan pers, pemerintah, TNI–Polri, serta masyarakat. Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara media dan seluruh elemen bangsa guna menjaga stabilitas informasi serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).







